Kengerian rasa sakit saat melahirkan membuat banyak ibu hamil tertarik pada teknik-teknik yang menawarkan cara melahirkan yang tidak terlalu menyakitkan. Salah satu teknik yang banyak digandrungi adalah teknikrelaksasi hypnobirthing.
Hypnobrithing berasal dari dua kata, yaitu hypno dan birthing. Kata-kata ‘hypno’ disini membuat banyak orang awam mengira, teknik ini adalah teknik melahirkan dibawah alam sadar. Relaksasi hypnobirthing menggunakan metode sugesti pada ibu hamil yang akan melahirkan. Dengan teknik ini, maka saat proses melahirkan, si ibu akan lebih rileks, dan mengurangi rasa takut akan sakit saat melahirkan. Teknik relaksasi hypnoteraphy ini tidak hanya digunakan pada ibu hamil saja, namun juga pada pasien lain agar kondisi pasien lebih tenang dan rileks.
Dengan melakukan latihan rutin, maka ibu hamil mampu mengkondisikan tubuh, jiwa dan pikiran dengan harmonis sehingga lebih siap dalam menghadapi persalinan. Karena itu, dalam diri ibu hamil akan terbentuk keyakinan dalam mengahadapi persalinan, belajar merelaksasikan diri, dan menetralisir faktor negatif pada alam bawah sadar.
Persiapan Relaksasi Hypnobirthing
1. Memilih waktu untuk rileks tanpa gangguan mulai dari hal kecil seperti ponsel
2. Memilih tempat latihan, ibu bisa memilih ruangan dengan lampu yang tidak terang untuk mendukung latihan relaksasi hypnobirthing
3. Melakukan setiap hari secara disiplin
4. Menggunakan baju yang longgar agar terasa lebih nyaman saat berlatih relaksasi hypnobirting
5. Kandung kemih dalam keadaan kosong
6. Gunakan musik hypobirthing untuk membantu lebih rileks.
Posisi Relaksasi Hypnobirthing
Posisi dalam berlatih relaksasi hypnobirthing harus senyaman mungkin bagi ibu hamil. Ibu bisa memilih sendiri posisi apa yang paling sesuai dengan kondisi tubuh. Ada dua macam posisi dalam relaksasi hypnobirthing, yaitu posisi miring atau posisi belakang.
Relaksasi Wajah
Memulai latihan dengan relaksasi wajah sangat penting karena hal ini memudahkan bagian angoota tubuh yang lain untuk mengikutinya. Latihan ini bisa dimulai dengan menutup kelopak mata secara pelan-pelan, dan fokuskan pada otot sekitar mata. Apabila otot sudah melemas secara alami, rasa rileks akan mengalir dari kedua kening turun menuju kelopak mata, tulang pipi, lalu sekitar rahang. Saat melakukan relaksasi wajah, pastikan leher, siku, dan bahu turun secara perlahan dengan bahu terbuka keluar dan lengan menggantung lemas dari siku.
Latihan Pernapasan
Saat latihan pernapasan, ibu bisa memilih posisi tubuh yang senyaman mungkin, bisa dengan posisi setengah duduk, duduk, miring atau telentang. Posisi yang disarankan adalah posisi miring ke kiri karena akan memperbaiki aliran darah ke rahim, terutama bagi ibu hamil yang memiliki usia kandungan kurang dari 36 minggu. Kondisikan tubuh lebih relaks, pejamkan mata secara perlahan, ambil nafas sedalam mungkin melalui hidung secara perlahan dan teratur. Kendurkan otot diseluruh tubuh dan istirahatkan pikiran.
Latihan Menanamkan Sugesti
Ibu bisa memulainya dengan memasukan niat dan sugesti positif dalam alam bawah sadar. Pastikan suasana benar-benar tenang dan tubuh dalam kondisi rileks. Kemudian ibu bisa berkata ucapan-ucapan seperti “aku mampu melahirkan dengan normal dan selamat”, “bayiku sehat”, dan lainnya. Untuk menyelami alam bawah sadar, ibu bisa menggunakanideomotorik, gerakan tangan alami yang dilakukan oleh ibu hamil.
Setelah melakukan latihan ini, biarkan otot semakin relaks dengan menghirup napas panjang dan dalam dan buang secara perlahan melalui hidung.
SEMOGA BERMANFAAT!





